Bukit Merese Lombok adalah salah satu spot sunset paling ikonik di Indonesia. Berlokasi di kawasan Mandalika, bukit ini menawarkan panorama 360° berupa hamparan rumput hijau, gradasi laut biru toska, dan deretan pantai eksotis yang langsung menjorok ke Samudra Hindia.
Bagi Anda yang sedang merencanakan liburan ke Lombok Selatan, artikel ini akan membahas tuntas mulai dari lokasi, harga tiket, rute, jam buka, aktivitas, hingga tips lengkap agar liburan Anda di Bukit Merese benar-benar maksimal.
Contents
- Informasi Singkat Bukit Merese
- Sejarah & Asal Usul Nama Bukit Merese
- Lokasi Bukit Merese & Cara Menuju Kesana
- Harga Tiket Masuk Bukit Merese
- Jam Buka Bukit Merese
- Daya Tarik Utama Bukit Merese
- 7 Aktivitas Seru di Bukit Merese
- Spot Foto Instagramable di Bukit Merese
- Pantai & Destinasi Wisata Terdekat
- Pantai Tanjung Bongo: Hidden Gem di Balik Bukit Merese
- Waktu Terbaik Mengunjungi Bukit Merese
- Tips Liburan Maksimal di Bukit Merese
- Hotel & Penginapan Terdekat Bukit Merese
- FAQ Bukit Merese
- Penutup: Saatnya Wujudkan Liburan Impian Anda ke Bukit Merese
Informasi Singkat Bukit Merese
| Lokasi | Jl. Kuta Lombok, Desa Kuta, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah, NTB |
| Tiket Masuk | GRATIS |
| Biaya Parkir | Motor Rp 5.000 / Mobil Rp 10.000 / Bus Rp 15.000 |
| Jam Buka | 24 jam |
| Waktu Terbaik | Pagi (sunrise) & Sore (sunset) |
| Ketinggian | 30–60 meter di atas permukaan laut |
| Jarak dari BIL | ± 26 km (40 menit) |
| Jarak dari Mataram | ± 55 km (1,5–2 jam) |

Paket Wisata Kuta Mandalika & Sasak Tour 1 Hari
Mulai
IDR 200.000
per orang
Sejarah & Asal Usul Nama Bukit Merese

Sebelum dikenal dengan nama Merese, masyarakat Sasak setempat menyebut bukit ini dengan nama “Merisik” yang dalam bahasa lokal berarti gundul atau botak. Nama ini sangat sesuai karena bukit ini hampir tidak memiliki pepohonan tinggi—hanya hamparan rumput yang membentang bak permadani hijau.
Ada juga versi lain yang menyebutkan kata “merese” dalam bahasa Sasak berarti “enak” atau “nikmat”, mengacu pada perasaan damai yang dirasakan saat berada di puncaknya.
Pohon Galau: Ikon Legendaris Bukit Merese
Di bagian barat bukit, berdiri sebatang pohon yang dijuluki “Pohon Galau” oleh para pengunjung. Disebut demikian karena pohon ini berdiri sendirian di tengah hamparan rumput, tanpa pasangan. Konon, pohon ini awalnya ditanam untuk keperluan syuting film. Kini, Pohon Galau menjadi salah satu spot foto paling instagramable di Lombok.
Fun Fact: Bukit Merese pernah menjadi lokasi syuting beberapa music video dari musisi ternama seperti Raisa, Yura Yunita, dan RAN.
Lokasi Bukit Merese & Cara Menuju Kesana
Bukit Merese berada di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, tepatnya di Desa Kuta, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah. Lokasinya bersebelahan langsung dengan Pantai Tanjung Aan dan tidak jauh dari Sirkuit Mandalika (sekitar 9 menit berkendara).
Rute dari Bandara Internasional Lombok (BIL)
Ini adalah rute tercepat. Hanya butuh 30–40 menit berkendara (± 26 km). Dari bandara, ambil arah Bypass BIL–Mandalika hingga melewati Sirkuit Mandalika, kemudian lanjut ke Jalan Kuta Lombok menuju Pantai Tanjung Aan, lalu belok ke Bukit Merese.
Rute dari Kota Mataram
Perjalanan memakan waktu 1,5–2 jam (± 55 km). Rute populer: Cakranegara → Kediri → Praya → Sengkol → Desa Sade → Kuta Mandalika → Bukit Merese.
Rute dari Kuta Mandalika
Jika Anda menginap di area Kuta Mandalika, Bukit Merese hanya berjarak 15 menit berkendara. Ikuti Jalan Kuta Lombok ke arah timur menuju Pantai Tanjung Aan.
Pilihan Transportasi
- Mobil pribadi / Sewa mobil – Pilihan paling fleksibel, terutama untuk membawa keluarga
- Sepeda motor / Scooter rental – Tarif sewa di Kuta mulai Rp 75.000/hari, cocok untuk solo traveler
- Taksi online – Tersedia Grab/Maxim dari kawasan Mataram
- Paket tour – Cara paling praktis tanpa pusing memikirkan rute
Harga Tiket Masuk Bukit Merese
Salah satu daya tarik Bukit Merese adalah tidak ada biaya tiket masuk alias GRATIS. Anda hanya perlu membayar biaya parkir kendaraan dengan rincian:
- Sepeda motor: Rp 5.000
- Mobil: Rp 10.000
- Bus / minibus: Rp 15.000
Harga ini bisa berubah sewaktu-waktu sesuai kebijakan pengelola lokal.
Jam Buka Bukit Merese
Bukit Merese buka 24 jam setiap hari, sehingga Anda bebas memilih waktu kunjungan. Namun untuk pengalaman terbaik, ada dua waktu emas:
- Pagi (04.30–07.00) untuk menikmati sunrise dan udara sejuk
- Sore (16.00–18.30) untuk menyaksikan sunset yang spektakuler
Jika ingin camping, sebaiknya lapor terlebih dahulu kepada pengelola atau warga lokal di area parkir.
Daya Tarik Utama Bukit Merese

1. Panorama 360° yang Memukau
Dari puncak bukit, Anda bisa menikmati pemandangan hampir ke segala arah:
- Lengkungan Pantai Tanjung Aan dengan pasir putihnya
- Pantai Seger dan Serenting di sebelah barat
- Batu Payung di kejauhan (formasi batu unik berbentuk wajah)
- Hamparan padang rumput hijau yang membentang luas
- Gradasi warna laut dari toska, biru muda, hingga biru tua
2. Sunrise & Sunset Terbaik di Lombok Selatan
Bukit Merese dijuluki sebagai sunset point terbaik di Lombok. Saat matahari mulai turun ke ufuk barat, langit berubah menjadi gradasi jingga, merah muda, hingga ungu—menciptakan momen magis yang sulit dilupakan. Banyak pengunjung yang sengaja datang dari sore untuk mendapat spot terbaik.
Untuk sunrise, datanglah sekitar pukul 05.00 WITA. Matahari biasanya muncul sekitar pukul 05.40 WITA, ditemani udara sejuk dan aroma rumput segar yang masih berembun.
3. Padang Rumput Bak Permadani Raksasa
Tergantung musim, Anda akan disuguhkan dua wajah berbeda Bukit Merese:
- Desember–April: Rumput hijau segar bak permadani Selandia Baru
- Mei–Oktober: Rumput menguning keemasan, memberikan nuansa eksotis ala savana Afrika
4. Aktivitas Lokal yang Autentik
Anda akan sering melihat kerbau dan sapi yang merumput bebas di sekitar bukit, digiring oleh penggembala lokal. Pemandangan ini memberi nuansa pedesaan yang autentik dan menjadi objek foto unik.
7 Aktivitas Seru di Bukit Merese
- Hunting sunset & sunrise – Aktivitas wajib nomor satu
- Soft trekking – Pendakian ringan 10 menit, cocok untuk semua usia
- Foto prewedding & instagramable – Banyak couple memilih lokasi ini
- Piknik bersama keluarga – Bawa tikar dan bekal sendiri
- Camping di malam hari – Menikmati taburan bintang & milky way
- Eksplor Pantai Tanjung Bongo – Hidden gem di balik bukit
- Bermain layang-layang – Angin di atas bukit cukup kencang
Spot Foto Instagramable di Bukit Merese
Hampir setiap sudut Bukit Merese adalah spot foto. Tapi beberapa yang paling populer:
- Pohon Galau – Ikon utama, paling cocok difoto saat golden hour
- Tebing barat – Background sunset dan Tanjung Bongo di bawahnya
- Bukit timur – View Tanjung Aan dan Batu Payung
- Padang rumput utama – Konsep “follow me to” atau jumpshot
- Spot dengan kerbau – Memberi nuansa pedesaan autentik
Tips Pro: Anak-anak penduduk lokal sering menawarkan jasa membantu pengaturan gaya foto. Berikan tip seikhlasnya—mereka biasanya punya angle terbaik karena sudah hafal lokasi.
Pantai & Destinasi Wisata Terdekat
Karena Bukit Merese berada di kawasan Mandalika, ada banyak destinasi yang bisa Anda gabung dalam satu hari kunjungan:
- Pantai Tanjung Aan (5 menit) – Pantai pasir putih merica yang legendaris
- Pantai Seger & Serenting (10 menit) – Pantai surfing dengan deretan pohon kelapa
- Pantai Kuta Mandalika (15 menit) – Pantai utama kawasan
- Sirkuit Mandalika (10 menit) – Sirkuit MotoGP berkelas internasional
- Batu Payung (15 menit perahu) – Formasi batu ikonik (sebagian sudah runtuh)
- Desa Sade (30 menit) – Desa tradisional Suku Sasak
- Pantai Selong Belanak (45 menit) – Pantai bulan sabit untuk belajar surfing
Pantai Tanjung Bongo: Hidden Gem di Balik Bukit Merese
Banyak wisatawan yang melewatkan tempat ini! Pantai Tanjung Bongo adalah pantai tersembunyi yang berada tepat di bawah tebing barat Bukit Merese.
Untuk mencapainya, Anda hanya perlu menuruni tebing landai (tidak terlalu curam) selama 5–10 menit. Hadiahnya? Air laut sebening kolam alami dengan warna biru kemerahan saat matahari mulai turun—pantulan cahaya yang menciptakan ilusi seolah laut sedang berpijar.
Waktu Terbaik Mengunjungi Bukit Merese
| Bulan | Kondisi | Rekomendasi |
|---|---|---|
| Desember–Februari | Rumput hijau segar | ⭐⭐⭐⭐⭐ Foto rumput hijau |
| Maret–April | Peralihan, langit cerah | ⭐⭐⭐⭐⭐ Cuaca paling stabil |
| Mei–Juni | Rumput menguning | ⭐⭐⭐⭐ Suasana savana |
| Juli–September | Kering, sangat panas | ⭐⭐⭐ Bawa lebih banyak air |
| Oktober–November | Awal musim hujan | ⭐⭐ Hindari sore hari |
Hindari berkunjung saat hujan deras karena jalur trekking menjadi licin dan pemandangan tertutup awan.
Tips Liburan Maksimal di Bukit Merese

Persiapan Sebelum Berangkat
- Cek prakiraan cuaca – Hindari hari hujan untuk pengalaman terbaik
- Isi bensin penuh – SPBU terdekat ada di area Sengkol/Praya
- Download offline map – Sinyal di beberapa titik bisa lemah
- Bawa uang cash – Untuk parkir dan jajan di warung lokal
Perlengkapan Wajib Dibawa
- Air minum minimal 1,5 liter per orang – Tidak ada penjual di puncak
- Sunscreen SPF 50+ – Tidak ada peneduh di atas bukit
- Topi atau payung – Matahari sangat terik di siang hari
- Sandal/sepatu nyaman – Jalur berbatu dan berumput
- Jaket atau windbreaker – Angin laut cukup kencang
- Power bank kamera/HP – Anda akan banyak memotret
- Senter atau headlamp – Jika datang sebelum matahari terbit
- Kantong sampah – Bawa kembali sampah Anda
Etika Wisata yang Bertanggung Jawab
- Jangan membuang sampah sembarangan—tidak tersedia tempat sampah di puncak
- Hindari merusak rumput dengan kendaraan
- Hormati hewan ternak warga; jangan ditakuti atau dikejar
- Jangan corat-coret pohon atau batu
- Berpakaian sopan, ingat ini destinasi wisata umum
Hotel & Penginapan Terdekat Bukit Merese
Berikut beberapa pilihan akomodasi populer di sekitar Bukit Merese:
- Pullman Lombok Mandalika Beach Resort – Resort bintang 5, 3 km dari Bukit Merese
- Novotel Lombok Resort & Villas – Bintang 4 dengan desain Sasak autentik, 2,7 km
- Origin Lombok – Boutique hotel di tengah alam, 3 km
- Mandalika Kuta Beach Resort – Hotel terjangkau di area Kuta
- Homestay & Bungalow Kuta – Pilihan budget mulai Rp 200.000/malam
Untuk pengalaman terbaik menonton sunrise tanpa harus bangun terlalu pagi, pilih akomodasi di area Kuta Mandalika.
FAQ Bukit Merese

Apakah Bukit Merese cocok untuk anak-anak dan lansia?
Sangat cocok. Trekking ke puncak hanya 10 menit dengan jalur landai. Sebagian besar usia bisa mendaki tanpa kesulitan.
Apakah aman datang pagi-pagi atau menjelang malam?
Aman. Bukit Merese sudah menjadi destinasi wisata populer dengan banyak pengunjung di pagi dan sore hari. Hindari datang sendirian di larut malam.
Apakah ada warung makan di puncak Bukit Merese?
Tidak ada. Warung hanya tersedia di area parkir bawah. Sebaiknya bawa air minum dan camilan sendiri.
Bisakah camping di Bukit Merese?
Bisa. Bukit Merese menyediakan area camping ground gratis. Sebaiknya lapor terlebih dahulu ke pengelola atau warga lokal.
Apakah ada toilet?
Toilet tersedia di area parkir bawah, namun fasilitasnya cukup sederhana. Tidak ada toilet di puncak bukit.
Berapa lama waktu ideal di Bukit Merese?
1–2 jam sudah cukup untuk menikmati pemandangan dan berfoto. Jika ingin sunset, datang sekitar 1 jam sebelum matahari terbenam.
Apakah bisa naik ke atas dengan mobil?
Tidak bisa. Mobil hanya sampai area parkir, lalu trekking ringan 10 menit ke puncak.
Penutup: Saatnya Wujudkan Liburan Impian Anda ke Bukit Merese
Bukit Merese bukan sekadar destinasi—ini adalah pengalaman. Perpaduan padang rumput hijau, gradasi laut biru, langit jingga saat senja, dan kerbau yang pulang kandang akan terukir dalam ingatan Anda selamanya.
Tidak heran banyak pasangan memilih lokasi ini untuk prewedding, traveler menjadikannya bucket list utama, dan wisatawan asing menyebutnya “Love Hill”—bukit untuk jatuh cinta.
Agar liburan Anda di Lombok benar-benar maksimal tanpa pusing memikirkan rute, transportasi, dan akomodasi, percayakan saja kepada The Langkah Travel—travel agent berpengalaman yang sudah melayani ribuan wisatawan domestik & mancanegara sejak 2012.
🌴 Cek Paket Tour Lombok kami untuk itinerary lengkap, atau langsung hubungi kami untuk custom trip sesuai keinginan.
Selamat berlibur dan sampai jumpa di Lombok! 🌅











apakah track untuk ke bukit ini terjal?atau cukup mudah?
Mudah pak, hanya 5 menit jalan kaki menuju ke atas 🙂
Apakah aman disana pagi2 sekali atau diwaktu sore menjelang malam?
Aman.Bukitnya memang biasa digunakan untuk melihat sunrise dan sunset
Saya pernah ke sana pak tapi kok bukit nya kering gak ada air mengalir gimana tuh pah kasih penjelasannya dong pak
Sekian terimakasih
Yang mengalir gak ada pak. Yang berombak aja kalo disana
Apakah memungkinkan untuk caravan parkir disana untuk menginap?
Sebaiknya cari penginapan di area Kuta Mandalika, tersdia berbagai jenis akomodasi mulai dari homestay hingga yang berbintang. Jika ingin menikmati sunrise, anda bisa jalan subuh menuju lokasi. Kami tidak pernah menemukan orang camping di Bukit Merese, karenanya sebaiknya tidak menginap disana bersama caravan anda.