Home » Pesona Pantai Batu Payung, Lombok Tengah
Artikel Wisata

Pesona Pantai Batu Payung, Lombok Tengah

Diperbarui 29 Agustus 2026

Pesona Pantai Batu Payung, Lombok Tengah

Laut biru, pasir pantai putih dan langit biru, kombinasi indah yang masih selalu ingin saya dapatkan setiap kunjungi pantai Tanjung Aan Lombok Tengah. Pantai cantik yang berada di garis pantai Teluk Kuta Lombok ini semakin femes, karena hampir selalu menjadi spot wajib kunjung untuk paket trip wisata pantai. Entah itu dipadu kunjungan wisata ke Desa Adat Sade, pun tidak.

Namun, kini spot pantai Tanjung Aan semakin harus dikunjungi ulang, karena ada satu spot lain yang juga harus didatangi jika sampai di sini. Pantai Batu Payung, yang lebih dikenal sebagai Batu Payung saja.

Kalau anda ingin sekalian mengeksplorasi pantai pasir mericanya, tim kami sudah menulis panduan lengkap Pantai Tanjung Aan — mulai dari Bukit Merese sampai tips berenang di sana. Artikel yang sedang anda baca ini fokus membahas Batu Payung-nya.

Sekilas Pantai Batu Payung

Berjarak sekitar empat puluh lima menit naiki perahu bolak balik dari pantai Tanjung Aan, Batu Payung sebenarnya sudah tampak mengundang karena berada di titik terujung deretan perbukitan di sisi kiri pantai Tanjung Aan.

Penamaan Pantai Batu Payung diambil dari salah satu batu besar yang berada di spot ini. Begitu besar dan bayangannya bisa ‘memayungi’ siapa pun yang berlindung dari teriknya matahari. Nyatanya si Batu Payung justru lebih sering dijadikan sebagai objek foto dengan berbagai kesan seolah-olah miliki kekuatan super power karena bisa mendorong, mengangkat dengan telapak tangan atau bahkan mengangkat si batu dengan ujung kelingking!! Seru ya.

Batu Payung Lombok Tengah

Cara ke Pantai Batu Payung & Biaya Perahu

Mengingat lebih sering diakses dengan menyeberang naik perahu, sobat travelers memang harus menyiapkan biaya ekstra untuk sampai ke spot Batu Payung. Range sewa perahu mulai dari 250 K idr untuk pengunjung setempat, sampai dengan 300 atau 450 K idr untuk wisatawan nusantara dan manca.

Ada juga alternatif tanpa perahu: saat air laut surut, anda bisa berjalan kaki mengitari bukit di ujung timur Tanjung Aan sampai ke Batu Payung. Cek dulu kondisi air laut di hari kunjungan, karena jalur ini hanya bisa dilewati ketika air sedang surut.

Agar sesi eksplorasi dan foto-foto di pantai Batu Payung terasa maksimal, ada baiknya sobat travelers membuat ‘akad’ dengan tukang perahu saat masih di pantai Tanjung Aan. Misal, berikan estimasi waktu terlama berada di spot ini. Nggak seru juga kan, sedang asyik-asyiknya atur pose terbaik bareng si Batu Payung, tukang perahunya tiba-tiba balik sendiri ke pantai Tanjung Aan karena ngambek kita fefotoannya kelamaan.

Titik awalnya sendiri, Pantai Tanjung Aan, berada di kawasan Mandalika, sekitar 30 menit berkendara dari Bandara Internasional Lombok. Kalau anda ingin mengatur jadwal sendiri dan berlama-lama di Batu Payung, tersedia layanan sewa mobil Lombok dari tim kami, lengkap dengan driver berpengalaman dan BBM, dengan penjemputan dari Bandara Lombok, Pelabuhan Lembar, Mataram, maupun kawasan Senggigi.

Yang Bisa Dilihat di Sekitar Batu Payung

Selain pose-pose foto cantik utama bersama si Batu Payung, sobat travelers bisa juga mengeksplorasi view-view lain seperti alun pun pecahan ombak besar di beberapa batu di tengah laut yang tampak dari pantai Batu Payung. Satu bukit yang posisinya berlawanan arah dengan Batu Payung juga menantang untuk dinaiki. View laut lepas akan menjadi latar foto yang dramatis dengan objek utama Batu Payung. Duh, mendadak jadi kangen ke sini lagi deh.

Selain dari pantai Tanjung Aan, spot Batu Payung memang sangat khas bisa terlihat dari beberapa spot pantai cantik lainnya di garis pantai selatan Lombok yang panjang. Buat yang suka pemandangan pantai berombak tinggi, spot Pantai Gerupuk, sekitar setengah sampai satu jam berkendara dari pantai Tanjung Aan akan direkomendasikan sebagai spot wajib kunjung.

Nah, di perjalanan menuju ikon batu seperti layar kapal di Pantai Gerupuk, di tengah perjalanan ada titik di mana kita bisa memandangi pantai Batu Payung dari sisi timur. Tentu saja pemandangan yang tetap sama cantiknya.

Batu Payung Lombok

Waktu Terbaik ke Pantai Batu Payung

Best time untuk kunjungi pantai Batu Payung, setiap hari, sepanjang minggu dan tahun. Pastinya ngepasi momen berlibur sobat travelers yak. Namun, hari-hari cerah sepanjang Juli dan Agustus menjanjikan foto-foto terbaik di banyak trip saya ke spot ini. Langit dan laut serba biru plus buih putih lidah ombak yang memecah batu, pun tampak di tengah laut, menjadi latar foto yang sempurna.

Batu Payung juga dikenal sebagai spot yang sangat indah untuk menikmati sunrise. Perlu diingat, sejak makin terkenal setelah dipakai sebagai lokasi syuting sebuah iklan, pantai ini hampir selalu ramai di hari libur — datang pagi-pagi membuat sesi foto anda jauh lebih leluasa.

Yuk berlibur ke Pulau Lombok dan mengunjungi Pantai Batu Payung yang mempesona!

FAQ Pantai Batu Payung

Pantai Batu Payung di mana?

Pantai Batu Payung berada di ujung timur Pantai Tanjung Aan, kawasan Mandalika, Lombok Tengah — tampak di titik terujung deretan perbukitan di sisi kiri Tanjung Aan. Dari Bandara Internasional Lombok, perjalanan ke Tanjung Aan memakan waktu sekitar 30 menit berkendara.

Bagaimana cara ke Pantai Batu Payung dan berapa sewa perahunya?

Cara paling umum adalah menyeberang naik perahu dari Pantai Tanjung Aan, sekitar 45 menit bolak-balik. Sewa perahunya mulai dari 250 ribu rupiah untuk pengunjung setempat sampai 300–450 ribu rupiah untuk wisatawan nusantara dan mancanegara. Saat air surut, anda juga bisa berjalan kaki mengitari bukit di ujung timur Tanjung Aan.

Kapan waktu terbaik ke Pantai Batu Payung?

Hari-hari cerah sepanjang Juli dan Agustus menjanjikan langit dan laut serba biru untuk foto terbaik. Untuk suasana lebih lengang, datanglah pagi hari — Batu Payung dikenal sebagai spot sunrise yang indah dan hampir selalu ramai di hari libur.

Tinggalkan komentar